Teknologi & Inovasi
IoT dalam Pertanian Presisi: Pengalaman dan Tantangan Implementasi
Tim riset kami baru menyelesaikan pilot project IoT-based precision agriculture selama 8 bulan. Hasilnya cukup mengejutkan.
Penggunaan sensor kelembaban tanah, weather station, dan drone imaging berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air sebesar 35% dan meningkatkan hasil panen 18% dibanding metode konvensional.
Namun tantangan terbesar bukan di sisi teknis, melainkan SDM dan konektivitas di wilayah terpencil. Petani yang sudah berusia 50+ kesulitan mengoperasikan dashboard monitoring.
Ada yang punya pengalaman serupa? Bagaimana solusi transfer teknologi yang efektif untuk komunitas non-digital-native?
Penggunaan sensor kelembaban tanah, weather station, dan drone imaging berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air sebesar 35% dan meningkatkan hasil panen 18% dibanding metode konvensional.
Namun tantangan terbesar bukan di sisi teknis, melainkan SDM dan konektivitas di wilayah terpencil. Petani yang sudah berusia 50+ kesulitan mengoperasikan dashboard monitoring.
Ada yang punya pengalaman serupa? Bagaimana solusi transfer teknologi yang efektif untuk komunitas non-digital-native?
3 Balasan