Hukum & Kebijakan
Pertanggungjawaban Hukum Ketika AI Membuat Keputusan yang Merugikan
Ini adalah pertanyaan yang semakin mendesak seiring maraknya penggunaan AI dalam pengambilan keputusan—dari credit scoring perbankan hingga sistem rekrutmen kerja.
Ketika AI menghasilkan keputusan yang diskriminatif atau merugikan individu, siapa yang bertanggung jawab secara hukum?
- Pengembang AI?
- Perusahaan yang menggunakannya?
- Atau tidak ada yang bertanggung jawab karena sifat 'black box'?
Regulasi di beberapa yurisdiksi sudah mulai menjawab pertanyaan ini. Bagaimana seharusnya Indonesia merespons dan membangun kerangka hukumnya?
Ketika AI menghasilkan keputusan yang diskriminatif atau merugikan individu, siapa yang bertanggung jawab secara hukum?
- Pengembang AI?
- Perusahaan yang menggunakannya?
- Atau tidak ada yang bertanggung jawab karena sifat 'black box'?
Regulasi di beberapa yurisdiksi sudah mulai menjawab pertanyaan ini. Bagaimana seharusnya Indonesia merespons dan membangun kerangka hukumnya?
3 Balasan